Kamis, 07 Januari 2016

Hari Raya SiwaRatri

Diposting oleh aidhe di 11.17 0 komentar


SELAMAT HARI RAYA SIWARATRI *08 JANUARY 2016*
Manusia diciptakan Tuhan Yang Maha Esa terdiri dari dua unsur yang utama yaitu purusa dan pradana atau unsur kejiwaan dan unsur kebendaan. Purusa adalah jiwa yang penuh kesadaran karena bersumber dari atman. Atman berasal dari Brahman atau Tuhan Yang Maha Esa. Pradana adalah unsur material yang menjadi dasar jasmani terdiri dari lima unsur yang disebut Panca Maha Bhuta (tanah, air, api, udara dan angkasa). Karena itu Bhagavadgita menyebutkan, manusia memiliki dua kecenderungan yaitu kecenderungan kede-waan atau dewa sampad dan kecenderungan keraksasaan atau asura sampad. Kedua kecenderungan itu bisa silih berganti muncul setiap saat menguasai manusia.
Jika kecenderungan kedewaan yang menguasai manusia, ma-ka segala perbuatannya selalu berdasarkan pada sreya karma. Sreya karma mengarahkan perbuatan yang selalu berdasarkan dharma, karena didorong oleh kesadaran. Kesadaran itu adalah penguasaan indria oleh pikiran dan pikiran oleh budhi yang disinari pancaran suci atman. Sebaliknya, kalau kecenderungan keraksasan yang menguasai diri manusia, maka segala perbuatan manusia selalu didasarkan oleh wisaya karma. Wisaya karma mengarahkan manusia berbuat di luar dharma bahkan bertentangan dengan dharma. Perbuatan itu semata-semata didorong wisaya atau hawa nafsu semata.
Sreya karmamengarahkan perbuatan yang disebut subha karma (perbuatan baik) dan wisaya karma mengarahkan perbuatan yang disebut asubha karma (perbuatan yang penuh dosa). Manusia tentu harus menghindari perbuatan yang penuh dosa. Untuk mengetahui perbuatan dosa dan perbuatan yang sesuai dengan dharma dapat dilihat contohnya dalam Itihasa dan Purana. Dalam Mahabharata, Pandawa di bawah tuntunan Sri Krishna selalu berbuat dengan penuh pertimbangan dharma. Sebaliknya Korawa, saudara sepupu Pandawa, berbuat atas dasar dorongan hawa nafsu keduniawian saja. Contoh perbuatan yang baik dan buruk, juga bisa kita temukan dalam Ramayana. Sri Rama selalu bertindak di atas pertimbangan dharma. Sedangkan Rahwana selalu bertindak berdasarkan dorongan hawa nafsu yang menyimpang sama sekali dengan dharma.
Berbuat yang selalu berdasarkan dharma tidak segampang membalik telapak tangan. Tantangan atau godaan acapkali menghadang, sehingga untuk melakukan kebajikan itu, harus berani menanggung derita, bahkan mempertaruhkan nyawa. Satu hal yang perlu diingat adalah, agar dapat selalu berbuat berdasarkan dharma, maka harus selalu memelihara kesadarannya.
Perayaan Siwa Ratri adalah salah satu bentuk ritual Hindu yang mengajarkan kita untuk selalu memelihara kesadaran diri agar terhindar dari perbuatan dosa dan papa. Diakui atau tidak, manusia sering lupa, karena memiliki keterbatasan. Kerena sering mengalami lupa itu, maka setiap tahun pada sasih kepitu (bulan ketujuh menurut penanggalan Bali), dilangsungkan upacara Siwa Ratri dengan inti perayaan malam pejagraan. Pejagraan yang asal katanya jagra itu artinya sadar, eling atau melek. Orang yang selalu jagra-lah yang dapat menghindar dari perbuatan dosa.
Dalam Bhagavadgita III, 42, dinyatakan, orang akan memiliki alam pikiran jernih, apabila atman atau jiwa yang suci itu selalu menyinari budhi atau alam kesadaran. Budhi (kesadaran) itu menguasai manah (pikiran). Manah menguasai indria. Kondisi alam pikiran yang struktural dan ideal seperti itu amat sulit mendapatkannya. Ia harus selalu diupayakan dengan membangkitkan kepercayaan pada Tuhan sebagai pembasmi kegelapan jiwa. Siwa Ratri (Ratri juga sering ditulis Latri) adalah malam untuk memu-satkan pikiran pada Sanghyang Siwa guna mendapatkan kesadaran agar terhindar dari pikiran yang gelap. Karena itu, Siwa Ratri lebih tepat jika disebut “malam kesadaran” atau “malam pejagraan”, bukan “malam penebusan dosa” sebagaimana sering diartikan oleh orang yang masih belum mendalami agama.
Memang, orang yang selalu sadar akan hakikat kehidupan ini, selalu terhindar dari perbuatan dosa. Orang bisa memiliki kesadaran, karena kekuatan budhinya (yang menjadi salah satu unsur alam pikiran) yang disebut citta. Melakukan brata Siwa Ratri pada hakikatnya menguatkan unsur budhi. Dengan memusatkan budhi tersebut pada kekuatan dan kesucian Siwa sebagai salah satu aspek atau manifestasi Hyang Widhi Wasa, kita melebur kegelapan yang menghalangi budhi dan menerima sinar suci Tuhan. Jika budhi selalu mendapat sinar suci Tuhan, maka budhi akan menguatkan pikiran atau manah sehingga dapat mengendalikan indria atau Tri Guna.
Siwa Ratri pada hakikatnya kegiatan Namasmaranâm pada Siwa. Namasmaranâm artinya selalu mengingat dan memuja nama Tuhan yang jika dihubungankan dengan Siwa Ratri adalah nama Siwa. Nama Siwa memiliki kekauatan untuk melenyapkan segala kegelapan batin. Jika kegelapan itu mendapat sinar dari Hyang Siwa, maka lahirlah kesadaran budhi yang sangat dibutuhkan setiap saat dalam hidup ini. Dengan demikian, upacara Siwa Ratri se-sungguhnya tidak harus dilakukan setiap tahun, melainkan bisa dilaksanakan setiap bulan sekali, yaitu tiap menjelang tilem atau bulan mati. Sedangkan menjelang tilem kepitu (tilem yang paling gelap) dilangsungkan upacara yang disebut Maha Siwa Ratri.
Untuk dapat mencapai kesadaran, kita bisa menyucikan diri dengan melakukan sanca. Dalam Lontar Wraspati Tattwa dise-butkan, Sanca ngaranya netya majapa maradina sarira. Sanca itu artinya melakukan japa dan membersihkan tubuh. Sedang kitab Sarasamuscaya menyebutkan, Dhyana ngaranya ikang Siwasmarana, artinya, dhyana namanya (bila) selalu mengingat Hyang Siwa.
Sumber Ajaran Siwa Ratri
Brata Siwa Ratri pada mulanya dirayakan amat terbatas, yaitu hanya oleh sejumlah pendeta di Bali dan Lombok. Pada tahun 1966, setelah hancurnya Komunisme di Indonesia, kesadaran akan kegiatan rohani kian bangkit. Tahun 1966 itulah, perayaan Siwa Ratri mulai dimasyarakatkan oleh Parisada dan pemerintah lewat Departemen Agama.
Mengapa Siwa Ratri dimasyarakatkan, tentu karena memang dianjurkan oleh kitab suci Hindu. Di India, setiap menjelang bulan mati (setiap bulan) umat Hindu menyelenggarakan Siwa Ratri dan tiap tahun merayakan Maha Siwa Ratri. Keutamaan brata Siwa Ratri banyak diuraikan dalam pustaka berbahasa Sanskerta, Jawa Kuno dan Bali. Ini suatu pertanda, bahwa Siwa Ratri dari sejak dahulu sudah dirayakan baik oleh umat Hindu di India, maupun di Jawa dan Bali.
Kemudian baru sejak 1966, Siwa Ratri dirayakan oleh umat Hindu di seluruh Indonesia. Dalam kepustakaan Sanskerta, keutamaan brata Siwa Ratri diuraikan dalam kitab-kitab Purana, misalnya Siwa Purana, Skanda Purana, Garuda Purana dan Padma Purana. Dalam Siwa Purana, pada bagian Jñana Samhita memaparkan keutamaan brata Siwa Ratri dan tata-cara merayakan malam suci terbut. Di situ ada dimuat tentang dialog antara seseorang bernama Suta dan para rsi. Dalam percakapan tersebutlah, dikisahkanlah seseorang yang kejam bernama Rurudruha. Ia menjadi sadar akan dosa-dosa yang telah diperbuat setelah melakukan brata Siwa Ratri. Berkat ke sadarannya bangkit, ia tinggalkan semua perbuatan dosa, lalu dengan mantap berjalan di jalan dharma.
Dalam Skanda Purana dituturkan percakapan seseorang bernama Lomasa dengan para rsi. Lomasa menuturkan kejahatan orang bernama Canda yang suka membunuh, dari membunuh binatang sampai brahmana. Namun setelah melakukan tapa brata Siwa Ratri, Canda yang jahat itu akhirnya sadar akan segala perbuatan dosanya dan baru memahami kebenaran. Canda akhirnya menjadi orang suci dan bisa bersatu dengan Tuhan. Dalam Skanda Purana, juga disebutkan tentang tata-cara dan asal-mulanya dilangsungkan upacara Siwa Ratri tersebut.
Sumber Sanskerta yang lain, yaitu Garuda Purana memaparkan upacara Siwa Ratri lebih singkat. Di situ dituturkan tentang Sang-hyang Siwa yang mendapat pertanyaan bertubi-tubi dari itrinya (saktinya) yaitu Dewi Parwati. Dewi Parwati bertanya, di antara pelaksanaan brata, apa yang paling utama dilaksanakan agar men-capai kesadaran tinggi tentang nilai hidup Ketuhanan.
Sanghyang Siwa menjawab, brata yang paling utama adalah brata Siwa Ratri. Sanghyang Siwa juga menjelaskan tenatang tata-cara brata Siwa Ratri tersebut. Selain itu, dikisahkan pula seorang raja bernama Sundara Senaka yang berwatak jahat dan kasar. Raja yang disertai anjingnya selalu berburu ke hutan membunuh binatang. Selain itu, beliau juga suka menghamburkan hawa nafsu birahinya. Namun setelah melakukan brata Siwa Ratri, beliau sadar akan semua perbuatan dosanya. Kemudian sang raja meninggalkan kebiasaan buruknya itu, untuk kembali berpegang teguh ke jalan dharma.
Akan halnya dalam Padma Purana, brata Siwa Ratri termuat di bagian Uttarakanda. Di situ dikisahkan dialog Raja Dilipa dengan Rsi Wasistha. Rsi agung ini menjelaskan kepada Dilipa bahwa brata Siwa Ratri adalah brata yang sangat utama. Pelaksanaannya agar dilakukan pada bulan magha dan palguna. Dalam kitab ini dikisahkan seorang pemburu bernama Nisada yang di Indonesia lebih dikenal dengan nama Lubdhaka (dalam bahasa Sanskerta, lubdhaka artinya pemburu). Suatu hari, ketika Nisada berburu ke dalam hutan, ia kemalaman. Untuk menyelamatkan diri dari ancaman binatang buas, ia berlindung di atas pohon — yang kebetulan pohon bila. Di bawah pohon itu, ada sebuah telaga. Agar tidak ngantuk dan tertidur (jika tertidur tentu akan jatuh), Nisada memetik-metik daun pohon dan dijatuhkannya pada telaga.
Kebetulan di telaga itu ada sebuah lingga Siwa yang terbuat dari kristal. Lingga itulah yang kena daun pohon. Lagi pula, malam itu adalah Purwani Tilem Kepitu atau sehari sebelum tilem ketujuh (tilem yang paling gelap di antara 12 tilem).
Sentuhan daun bila oleh Nisada dipandang sebagai persem-bahan oleh Sanghyang Siwa. Nisada dipandang telah sadar akan dosa-dosa yang pernah dibuatnya. Karena itu, Sanghyang Siwa menerima Nisada di Siwaloka, setelah badan jasmani pemburu itu meninggal. Para peneliti menyimpulkan, Padma Purana inilah yang menjadi sumber karya sastra yang memuat tentang Siwa Ratri yang tersebar di Indonesia.
BrataSiwa Ratri dilaksanakan dengan tiga tingkatan ber-dasarkan nista, madya, utama. Bentuk pelaksanaan pada tingkat nista dilaksanakan dengan jagra. Jagra artinya sadar. Kesadaran itu dalam pelaksanaan Brata Siwa Ratri disimpulkan dengan melaksanakan melek semalam suntuk, sambil memusatkan segala aktivitas diri pada Tuhan Yang Maha Esa dalam manifestasinya sebagai Sanghyang Siwa. Ada yang melaksanakan jagra semalam suntuk dengan membahas sastra-sastra agama, seperti kakawin dalam berbagai judul. Ada pula yang melaksanakan sauca dan dhyana. Dalam kitab Wrhaspati Tattwa disebutkan, “Nitya majapa maradina sarira,” artinya sauca adalah melakukan japa dan selalu membersihkan badan. Sedangkan dhyana dalam kitab Sara-samuscaya disebutkan, Nitya Siwa Smaranam, artinya selalu mengingat dan memuja Sanghyang Siwa.
BrataSiwa Ratri dengan jagra tidaklah tepat kalau hanya begadang semalam suntuk tanpa arah menuju kesucian Tuhan. Jagra dalam pengertian yang sebenarnya adalah orang yang memiliki kesadaran budhi. Melek semalam suntuk hanyalah prilaku yang bermakna simbolis untuk memacu, tumbuhnya kesadaran budhi yang sebenarnya.
Bentuk pelaksanaan Siwa Ratri pada tingkat madya adalah dengan jagra dan upawasa. Upawasa dalam kitab Agni Purana berarti “kembali suci.” Yang dimaksud kembali suci ini adalah dilatihnya indria melepaskan kenikmatan makanan. Lezatnya makanan adalah sebatas lidah. Kalau sudah lidah dilewati makanan itu tidak akan terasa lezat. Lidah harus dilatih untuk tidak terikat pada kelezatan makanan. Latihan upawasa ini melahirkan sikap yang tidak tergantung pada makanan yang enak. Tubuh mem-butuhkan makanan yang sehat dan bergizi bukan yang enak.
Upawasadilaksanakan dengan tidak boleh makan dan minum dari pagi hari saat matahari terbit pada panglong 14 sampai besoknya pada Tilem sasih Kepitu saat matahari terbenam. Upawaca Siwa Ratri dilaksanakan selama 36 jam penuh. Upawasa ini dapat dilakukan sampai bepergian ke luar rumah misalnya sambil titra yatra. Ini bedanya dengan upawasa Nyepi yang hanya dilakukan di tempat, tidak boleh bepergian.
Pelaksanaan brata Siwa Ratri yang paling utama bersumber dalam sebuah kekawin berbahasa Jawa Kuna yang bernama Siwa Rarti Kalpa buah cipta dari Mpu Tanakung. Menurut Worsley, salah seorang peneliti sastra Jawa Kuna, bagian-bagian tertentu dari kekawin Siwa Ratri Kalpa merupakan terjemahan dari kitab Padma Purana Sansekertia.
Kakawin Siwa Ratri Kalpa ini di Bali terkenal dengan kakawin Lubdhaka. Kakawin itu merupakan terjemahan dari bagian Utarakanda dari Padma Purana. Dalam Padma Purana nama si pemburu adalah Nisada sedangkan dalam kekawin Siwa Ratri Kalpa si pemburu bernama Lubdhaka. Nama Nisada tidak dijumpai dalam kekawin Siwa Ratri Kalpa.
Lubdhaka dalam Padma Purana bukanlah nama, tetapi artinya pemburu. Kalau boleh disimpulkan kekawin Siwa Ratri Kalpa adalah terjemahan bebas dari Padma Purana kedalam sastra Jawa Kuna.
Kesimpulan ini menggambarkan bahwa para ilmuan, sastrawan dan rokhaniawan Hindu di masa lampau telah demikian mahir berbahasa Sansekerta. Tanpa pengetahuan dan penguasaan bahasa Sansekerta yang kuat tidak mungkin Mpu Tanakung mampu menyusun kekawin Siwa Ratri Kalpa.
Tentang Mpu Tanakung, Prof. DR. Purbacaraka pernah menduga bahwa Mpu Tanakung adalah seorang pegawai yang hidup pada zaman Ken Arok memerintah di Jawa Timur. Purba-caraka juga berpendapat bahwa Mpu Tanakung mengarang kekawin Siwa Ratri Kalpa adalah untuk mengambil hati raja Ken Arok orang yang pernah sebagai perampok dan merebut istri rajanya sendiri yaitu Tunggul Ametung.
Prof. Zoetmulder dan Prof. A. Teuw, keduanya peneliti sastra Jawa Kuna yang tersohor, mendapatkan kesimpulan yang amat berbeda dengan pendapat Prof. DR. Purbacaraka. Mpu Tanakung bukanlah seorang sastrawan yang hidup pada zaman Ken Arok. Mpu Tanakung adalah seorang Rakai yang hidup pada zaman Majapahit akhir, yaitu antara tahun 1466-1478 M. Itu berarti sekitar dua setengah abad setelah pemerintahan Raja Ken Arok. Ke-simpulan ini ditarik berdasarkan hasil penelitian “Waringin Pitu” yang berangka tahun 1447 M dan prasasti Pamintihan berangka tahun 1473 M.
Kedua prasasti itu dikeluarkan oleh Raja Singawikrama yang mempunyai nama kecil Suraprabhawa. Nama Suraprabhawa inilah yang tercantum dalam menggala kekawin Siwa Ratri. Tujuan Mpu sebagai seorang yang suci atau pendeta mengarang kekawin Siwa Ratri Kalpa adalah untuk menyebar luaskan ajaran brata Siwa Ratri sebagai ajaran Hindu yang amat utama. Tidaklah mungkin seorang Mpu yang suci menjilat sekali pun kepada rajanya sendiri.
Dalam tradisi Hindu orang suci seperti Mpu mendapat kedudukan yang sejajar dengan seorang raja dalam fungsi yang berbeda.
Oleh karena itu Empu Tanakung dapat diyakini seorang, tokoh agama yang menyebarkan ajaran suci agama Hindu termasuk ajaran Siwa Ratri.
Dapat dipastikan pula Empu Tanakung adalah seorang sastrawan spiritual yang ahli bahasa Sansekerta dan ahli bahasa Jawa Kuna. Kemahiran beliau dalam dua bahasa inilah yang menyebabkan beliau dapat dengan mudah mendalami tatwa-adyatmika yang terdapat dalam sastra-sastra Hindu seperti ajaran Siwa Ratri dalam Padma Purana.
Di Bali ajaran Siwa Ratri disebarkan dalam berbagai bentuk. Di Bali terdapat lontar yang menguraikan keutamaan brata Siwa Ratri seperti Geguritan Lubdhaka danLontar Lubdhaka Caritra. Kedua lontar itu terdapat dalam koleksi lontar Fak. Sastra Unud Denpasar. Di Gedung Kertya terdapat lontar Aji Brata yang juga menguraikan keutamaan brata Siwa Ratri.
Pelaksanaan Brata Siwa Ratri.
Tata pelaksanaan brata Siwa Rarti telah diseminarkan oleh PHDI Pusat bersama dengan IHD Denpasar tahun 1984. Hasil seminar tersebut telah ditetapkan oleh PHDI Pusat menjadi Pedoman Pelaksanaan Brata Siwa Ratri. Brata Siwa Ratri dilaksanakan pada hari “Catur Dasi Krsna Paksa” bulan Magha yaitu panglong ping empat belas sasihkapitu.
Tujuan brata Siwa Ratri untuk menemukan “kesadaran diri” (atutur ikang atma rijatinia). Brata tersebut dilaksanakan dengan upawasa, monabrata dan jagra. Monaartinya berdiam diri tidak bicara. Mona artinya bertujuan melatih diri dalam hal berbicara agar biasa bicara dengan penuh pengendalian sehingga tidak keluar ucapan-ucapan yang tidak patut diucapkan. Mona berarti melatih pembicaraan pada diri sendiri dengan merenungkan kesucian.
Sehabis sembahyang atau meditasi dan japa biasakan me-lakukan mona atau agak membatasi berbicara. Hal ini akan bermaanfaat untuk memberikan kesempatan pada berkembangnya “positif energi” untuk menggeser “parasit energi.”
Positif energi dalam diri akan dapat memberikan kita kesehatan, ketenangan dan kesucian. Kalau tiga hal ini dapat kita miliki dalam hidup maka hidup yang bahagia lahir bathin akan semakin kita rasakan.
Demikianlah tiga tingkatan pelaksanaan brata Siwa Ratri berdasarkan nista madya utama. Dari segi makna amat tergantung kesungguhan sikap kita melaksanakan brata tersebut. Meskipun kita mengambil yang nista namun sikap yang melandasi ber-sungguh-sungguh, maka yang nista itu pun akan menghasilkan yang utama.
Sumber: HDNet


Ramalan Shio *2016 - Tahun Monyet Api *

Diposting oleh aidhe di 10.37 0 komentar
Tahun ini perayaan Imlek akan jatuh pada 08 Februari 2016. Itu berarti tinggal sebentar lagi kita akan memasuki tahun Monyet Api. Pergantian tahun baru Imlek ini sering dijadikan sebagai momen yang tepat untuk memprediksi nasib dan peruntungan di masa depan. Untuk memprediksi bagaimana kehidupan satu tahun mendatang, salah satu cara yang biasa dilakukan adalah melalui ramalan Shio, atau disebut juga Chinese Zodiac (Hanzi : 中國十二生肖; Pinyin : Zhōngguó shí’èr shēngxiào).

Shio Tikus
shio tikus 2016Ramalan untuk Shio Tikus di tahun 2016 memperkirakan bahwa jika Anda mengikuti intuisi Anda, itu akan mencegah Anda dari kesalahan yang tidak dapat dihindari dalam hidup Anda. Anda akan membuat kemajuan yang luar biasa dalam memperluas lingkaran sosial Anda.
Karir : Situasi di bidang profesi dan bisnis usaha Anda akan mendapatkan tantangan lebih keras di sepanjang tahun ini.
Asmara : Hubungan Anda dengan kekasih akan dipenuhi cinta, kasih sayang dan gairah.
Keuangan : Keterampilan keuangan yang Anda miliki akan membantu Anda dalam mengatasi hambatan di jalan menuju kesuksesan.
Kesehatan : Perlu waspada terhadap kesehatan Anda di awal tahun 2016 ini. Mengambil istirahat yang cukup dari rutinitas keseharian akan membantu Anda terhindari dari stres yang berlebih.
Perjalanan : Mengambil sebuah perjalanan liburan di tahun ini akan membantu Anda dalam mengurangi stres.
Keluarga : Hubungan Anda dengan keluarga akan lebih menyenangkan dan damai di tahun 2016 ini.

Shio Kerbau

shio kerbau 2016Ramalan untuk Shio Kerbau di tahun 2016 memperkirakan bahwa tahun ini akan membawa perubahan besar dalam hidup Anda. Meski tampaknya sedang berada di atas angin, namun bagi Anda pemilik Shio kerbau tidak boleh lupa daratan karena kesombongan sewaktu-waktu bisa menjatuhkan. Usahakan agar jangan sampai terjerat dalam masalah hukum. Gunakan kemampuan intelektual Anda untuk menghindari pengambilan keputusan yang salah.
Karir : Berkonsentrasi pada beberapa tujuan penting jika Anda ingin mencapai keberhasilan dalam bisnis atau profesi.
Asmara : Banyak cinta dan gairah yang ditunjukkan bagi pemilik Shio Kerbau yang masih single di tahun 2016 ini.
Keuangan : Kecerdasan dan analitis keterampilan keuangan Anda akan menjadi yang terbaik sampai dengan Agustus 2016.
Kesehatan : Tahun ini kesehatan fisik Anda akan sangat baik di sepanjang tahun; namun Anda harus menghindari latihan yang terlalu ketat.
Perjalanan : Ide yang baik untuk mengambil liburan romantis pendek dengan pasangan atau kekasih Anda.
Keluarga : Hubungan Anda dengan keluarga akan harmonis seperti Anda berdamai dengan lingkungan sekitar Anda.

Shio Macan

shio macan 2016Ramalan untuk Shio Macan di tahun 2016 memperkirakan bahwa pada tahun Monyet Api ini Anda akan memiliki ide-ide yang lebih baik tentang tujuan hidup. Ini adalah waktu yang tepat untuk beristirahat sambil memikirkan apa yang ingin Anda lakukan pada hidup Anda.
Karir : Tahun ini Anda akan sangat sibuk, dibebani dengan berbagai macam tugas dan tantangan; juga banyak hambatan dan kendala dalam melakukan pergerakan bisnisnya.
Asmara : Bagi pemilik shio Macan, tahun ini akan memiliki cukup kesempatan untuk menemukan pasangan yang baru.
Keuangan : Anda perlu meninjau situasi keuangan Anda; hindari pengeluaran yang tidak perlu.
Kesehatan : Fisik Anda akan sangat energik dan vitalitas Anda akan mengalir ke segala arah. Namun akan ada banyak tekanan, stres, dan mendapat konflik internal maupun eksternal yang menguras pikiran.
Perjalanan : Hindari melakukan perjalanan jauh jika tidak penting. Risiko terjadinya musibah atau kecelakaan yang membahayakan keselamatan jiwa juga mengancam bagi pemilik Shio Macan.
Keluarga : Hubungan dengan keluarga dan teman-teman Anda perlu diisi dengan hal-hal yang menyenangkan agar membuat Anda bergairah.

Shio Kelinci

shio kelinci 2016Ramalan untuk Shio Kelinci di tahun 2016 memperkirakan bahwa Anda akan dihadapkan dengan masalah emosional dalam kehidupan pribadi yang cukup serius. Anda perlu untuk mengambil sebuah keputusan yang penting dalam hidup Anda. Anda akan dihadapkan dengan berbagai macam cara pintas dalam hidup, tetapi Anda perlu berpikir dua kali sebelum mengambil langkah itu.
Karir : Hati-hati karena Anda bisa terjebak dalam pola pikir Anda yang selama ini melakukan segala sesuatu dengan sempurna (perfeksionis).
Asmara : Gunakan pesona Anda untuk menghipnotis pasangan Anda. Cinta dan gairah akan muncul kembali dalam hidup Anda.
Keuangan : Keterampilan keuangan Anda yang baik harus digunakan untuk membuat keputusan yang lebih masuk akal.
Kesehatan : Perlu waspada karena kesehatan Anda akan rentan di awal tahun 2016 ini.
Perjalanan : Melakukan sebuah perjalanan wisata akan baik bagi Anda yang mencari kesenangan.
Keluarga : Tahun 2016 ini sangat baik untuk mencoba membuat hubungan dengan keluarga Anda menjadi lebih baik.

Shio Naga

shio naga 2016Ramalan untuk Shio Naga di tahun 2016 memperkirakan bahwa akan terdapat tantangan dalam perjalanan karir Anda. Anda harus mendengarkan apa kata suara hati untuk mencapai keberhasilan. Tahun ini juga akan menjadikan para pemilik Shio Naga cenderung menghadapi banyak konflik dalam menjalankan kehidupan, seperti percekcokan atau perseturuan. Meski begitu, ini adalah waktu yang tepat untuk kembali merencanakan/menata masa depan dan kembali mengingat semua tujuan Anda. Anda harus tetap menjaga keseimbangan hidup agar mencapai sukses.
Karir : Jangan takut mengambil tantangan pekerjaan yang baru; Namun tetap harus berpikir dahulu sebelum membuat keputusan yang besar.
Asmara : Bagi seseorang yang bershio Naga, tahun ini Anda akan menemukan cinta pada acara pertemuan sosial dan pada kegiatan-kegiatan profesional lainnya.
Keuangan : Anda harus menempatkan keuangan rumah tangga sebagai prioritas dan utamakan pada pembayaran tagihan-tagihan yang tertunda dalam pembukuan.
Kesehatan : Dianjurkan untuk mengambil waktu untuk bersantai sejenak agar tetap fit untuk melakukan pekerjaan berat.
Perjalanan : Ambillah sebuah perjalanan liburan pendek untuk memulihkan pikiran Anda.
Keluarga : Diperkirakan semua hambatan dalam hubungan keluarga Anda disepanjang tahun ini akan hilang pada November 2016.

Shio Ular

shio ular 2016Ramalan untuk Shio Ular di tahun 2016 memperkirakan bahwa kemampuan keterampilan berkomunikasi yang baik akan membantu mencapai tujuan Anda. Selain itu, di tahun ini memungkinkan bagi Anda untuk mengambil tindakan dalam semua hal tanpa ada rintangan berarti.
Karir :  Tahun 2016 ini dipastikan akan menjadi tahun yang penuh tantangan bagi seseorang profesional yang bershio ular.
Asmara : Anda perlu mencari hubungan yang mampu memenuhi kebutuhan romantis Anda.
Keuangan : Situasi keuangan cukup mengkhawatirkan di sepanjang tahun 2016 ini. Bijaksanalah ketika harus melakukan sebuah pengeluaran.
Kesehatan : Puncak kesehatan Anda terletak antara bulan Mei sampai Agustus 2016.
Perjalanan : Liburan ke sebuah resort kebugaran atau spa sedikit banyak akan menjadikan Anda merasa lebih baik di tahun ini.
Keluarga : Hubungan dengan anak-anak akan harmoni. Ini adalah waktu yang tepat untuk memperkuat hubungan dengan mereka.

Shio Kuda

shio kuda 2016Ramalan untuk Shio Kuda di tahun 2016 memperkirakan bahwa tahun ini akan memberi Anda banyak peluang atau kesempatan untuk sukses di segala bidang. Kerja keras Anda selama ini tidak akan sia-sia. Namun Anda perlu mengontrol tindakan hiperaktif Anda agar dapat digunakan dengan baik. Sebagai catatan, sepanjang tahun ini akan ada banyak aura potensial yang membuat para pemilik shio kuda akan sering menghadapi situasi duka.
Karir : Seorang pengusaha yang bershio Kuda harus menjaga hubungan sesama dengan baik jika ingin mencapai tujuan mereka.
Asmara : Orang-orang yang bershio Kuda harus mencoba untuk membuat hubungan yang lebih romantis dengan menggunakan pesona pribadi mereka.
Keuangan : Utamakan untuk melunasi pinjaman lama pada tahun 2016 ini.
Kesehatan : Emosional Anda akan terus meningkat di awal tahun 2016. Jangan lupa kontrol diet Anda.
Perjalanan : Tampaknya sepanjang tahun 2016 ini cukup baik untuk melakukan sebuah perjalanan bisnis atau untuk mencari pekerjaan baru.
Keluarga : Ambil langkah-langkah yang tepat untuk menemukan solusi perbedaan Anda dengan anggota keluarga secara baik-baik.

Shio Kambing

shio kambing 2016Ramalan untuk Shio Kambing di tahun 2016 memperkirakan bahwa fokus utama Anda akan terletak pada pencapaian stabilitas keuangan dan hubungan rumah tangga. Anda harus berusaha untuk mengamankan masa depan Anda secara keseluruhan.
Karir : Dengan keberanian dan tekad, karir Anda akan sukses di tahun Monyet Api ini.
Asmara : Orang-orang bershio Kambing yang masih single akan memiliki peluang yang cukup asalkan membuat komitmen yang serius.
Keuangan : Penghasilan Anda akan baik di awal tahun 2016 ini.
Kesehatan : Anda perlu untuk meningkatkan vitalitas (ketahanan diri) dan usahakan untuk menghindari cidera pada bagian tubuh tertentu.
Perjalanan : Lakukan sebuah perjalanan untuk melanjutkan studi atau sekedar liburan, cukup baik dilakukan untuk orang-orang yang bershio Kambing di tahun ini.
Keluarga : Kehidupan keluarga akan menjadi sangat baik dan dengan hadirnya anak-anak akan menambah sukacita dalam Anda.

Shio Monyet 

shio monyet 2016Ramalan untuk Shio Kambing di tahun 2016 memperkirakan bahwa prospek pengembangan kehidupan Anda akan cerah di tahun 2016; namun Anda harus menggunakan kemampuan dan rasa optimisme Anda untuk mencapai keuntungan itu. Tetap berfokus pada tujuan Anda semula, diiringi dengan kesabaran pada tahun 2016 ini.
Karir : Mencari sebuah pekerjaan baru atau mulai sebuah usaha tampaknya akan mudah berhasil tahun ini.
Asmara : Hubungan cinta yang sudah ada harus diperkuat dan diperbaharui; sementara memulai sebuah hubungan baru akan mudah “mekar”.
Keuangan : Anda perlu untuk meninjau dan memperbaiki strategi keuangan di masa lalu, untuk diterapkan pada tahun 2016 ini.
Kesehatan : Tahun 2016 adalah tahun yang tepat bagi Anda untuk menghentikan kecanduan, seperti merokok.
Perjalanan : Tahun 2016 ini sangat baik untuk melakukan sebuah liburan panjang ke luar negeri.
Keluarga : Kemampuan Anda untuk membuat persahabatan baru dengan mudah akan menjadi faktor utama dalam memperluas lingkaran sosial Anda.

Shio Ayam

shio ayam 2016Ramalan untuk Shio Ayam di tahun 2016 memperkirakan bahwa sudah waktunya bagi Anda untuk mengambil pandangan keseluruhan pada tujuan hidup Anda. Anda harus menetapkan prioritas Anda dan meninjau strategi yang tepat. Selain itu, tampaknya kesehatan Anda perlu mendapat perhatian khusus tahun ini.
Karir : Bagi seseorang yang bergelut di bidang profesional, tampaknyat tahun ini akan melambat.
Asmara : Bagi para pemilik shio Ayam yang masih single, tahun ini cukup mudah untuk membuat sebuah hubungan baru. Komunikasi dengan pasangan Anda akan menyenangkan.
Keuangan : Akan mengelola anggaran Anda dengan sangat baik selama 2016 ini. Anda akan dapat mengurangi pengeluaran-pengeluaran yang tidak penting.
Kesehatan : Sayangnya, stamina Anda menunjukkan tanda-tanda perlemahan pada pertengahan tahun 2016. Diet yang tepat perlu dilakukan.
Perjalanan : Tahun 2016 adalah waktu yang tepat untuk pergi ke sebuah resort dan mendamaikan batin Anda agar terhindari dari stres yang berlebih.
Keluarga : Gunakan kecerdasan Anda untuk berpikir dan mengatakan hal-hal yang baik tanpa menyakiti perasaan anggota keluarga Anda.

Shio Anjing

shio anjing 2016Ramalan untuk Shio Ayam di tahun 2016 memperkirakan bahwa Anda akan dihadapkan dengan banyak kesempatan yang cukup untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Kemampuan kreatif Anda akan bermain di semua bidang kehidupan Anda. Namun perlu lebih sedikit berhati-hati terhadap lingkungan sekitar Anda. Waspada terhadap orang-orang yang akan memanfaatkan Anda, menusuk Anda dari belakang.
Karir : Lingkungan profesional Anda akan sangat menyenangkan asalkan menjalin hubungan baik dengan rekan-rekan dan mitra bisnis.
Asmara : Hubungan dengan pasangan Anda akan mengalami perkembangan yang luar biasa dalam selama tahun 2016 ini.
Keuangan : Anda akan menemukan metode keuangan baru untuk menyelaraskan penghasilan dan pengeluaran.
Kesehatan : Tampaknya kesehatan Anda cukup baik disepanjang tahun ini.
Perjalanan : Sebuah perjalanan liburan pendek ke tempat-tempat spiritual sangat baik untuk membuat perasaan Anda kembali menyenangkan.
Keluarga : Membuat acara atau kegiatan sosial akan membuat hidup semakin menarik dan menyenangkan.

Shio Babi

shio babi 2016Ramalan untuk Shio Babi di tahun 2016 memperkirakan bahwa Anda akan menjalani tahun ini secara meyakinkan. Ada kebebasan lebih untuk memilih apa yang ingin Anda lakukan. Anda akan menghadapi tantangan dalam hidup dengan penuh rasa optimisme.
Karir : Tujuan professional Anda sangat jelas dan Anda akan segera mencapai mereka pada tahun ini.
Asmara : Anda akan dapat memberikan pesona terhadap lawan jenis tanpa banyak usaha. Hasil dari sebuah hubungan baru akan berbuah.
Keuangan : Tahun ini Anda cenderung berbelanja secara royal pada diri sendiri dan keluarga.
Kesehatan : Stamina Anda cukup bagus dan tidak akan menyebabkan kecemasan apapun di tahun Monyet Api ini. Bahkan bagi Anda pemilik Shio Babi yang sekarang sedang tidak bagus kesehatannya, akan mendapatkan penanganan yang tepat sehingga terjadi pemulihan.
Perjalanan : Melakukan perjalanan bisnis atau liburan ke tempat wisata yang baru, cukup baik di tahun ini.
Keluarga : Lingkungan emosional sekitar di rumah Anda akan sangat menyenangkan. Hubungan dengan sanak family dan keluarga juga akan bahagia.
Setiap tahun selalu ada Shio yang ciong, atau yang menurut perhitungan ilmu Fengshui, peruntungannya tidak bagus di tahun yang sedang berjalan.
Untuk Shio yang Ciong (jiong) di tahun Monyet Api 2016 ini adalah :

Monyet, Ular, Babi, Macan*

Biasanya orang yang memiliki Shio yang ciong akan bersembahyang secara khusus kepada Dewa Thay Shui. Untuk Dewa Thay Shui yang bertugas di tahun 2016, atau Imlek 2567 ini bernama Jenderal Guan Zhong (管仲大将军). Sembahyang khusus ini dinamakan sembahyang PO UN atau biasa disebut sebagian orang sebagai ‘ritual tolak bala’. Upacara sembahyang PO UN dalam agama TAO bertujuan untuk memohon berkah, nasib baik dan juga memohon perlindungan dan keselamatan agar sepanjang tahun yang berjalan selalu dilindungi oleh Dewa-Dewi.

*sumber tionghoainfo.com*

Selasa, 18 Agustus 2015

Full House 2004 - everlasting K-Drama

Diposting oleh aidhe di 11.47 0 komentar
 
Rain Bi & Song Hye Kyo


Rain Bi & Song Hye Kyo

Rain Bi & Song Hye Kyo- Behind Scene - they are so cute ..Love both of U

Rain Bi & Song Hye Kyo - Married

Rain Bi & Song Hye Kyo - Married  Oh so Perfect Couples


I really like to watch K-drama & J-drama, but of the many K-drama that I watched, I really like the k-drama FULL HOUSE – 2004...., already 11 years have passed, but I still have to watch it over and over again..HaHaha
 

Bi Rain and Song Hye Kyo absolutely perfect couple
Two of them are my idols from the past to the present, not replaceable ^_^

 

@shineaidhe Site'S Copyright © 2010 Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by Emocutez